Sabtu, 14 September 2013

ANALISA JURNAL

Judul Penelitian :

TRADISI MANGUPA PADA PASANGAN PERNIKAHAN PEMULA DALAM MASYARAKAT PERANTAU TAPANULI SELATAN

Pada kesempatan ini, sebagai mahasiswa psikologi perhatian kita tidak lepas dari kegiatan Analisa Jurnal, banyak sekali manfaat dan ide-ide baru yang dapat kita petik dan pelajari serta memahami lebih lanjut. Hal yang akan dibahas pada kesempatan ini lagi-lagi menekankan pada Bagaimana cara peneliti melakukan pengumpulan data.

Seperti yang kita ketahui Negara Indonesia merupakan negara yang banyak akan warisan dan budaya dari sabang sampai merauke. Hal ini sangat menarik untuk kita ulas karena banyak sekali aspek psikologis yang terkandung dalam setiap budaya Indonesia.

Sebelum kita mendiskusikan hasil mengenai penelitian ini, mari kita simak terlebih dahulu Sedikit ulasan mengenai :
 Apa itu Tradisi Mangupa ?

Dalam adat istiadat Tapanuli Selatan dikenal upacara tradisi mangupa. Tradisi ini sarat dengan nilai sosial dan spiritual. Hal itu dikarenakan tradisi ini melibatkan orang banyak (masyarakat) dan mengandung nilai-nilai keagamaan dalam spiritualnya.

Masyarakat yang terlibat dalam tradisi mangupa saling berinteraksi secara langsung satu sama lainnya. Ada yg memberikan nasihat dan doa dan ada yang diberi nasihat dan doa. Salah satu kondisi diberlakukannya tradisi mangupa adalah pada saat resepsi pernikahan.
Penelitian ini berupaya mengungkap tema-tema psikologis yang terkandung dalam tradisi mangupa. Tradisi yang memuat fungsi paulak tondi tu badan, nasihat, harapan dan doa, diasumsikan memiliki dimensi dan atau tema2 psikologis yang mampu memotivasi pasangan pernikahan pemula menjadi pribadi yang matang.

Masalah Penelitian
Tema-tema psikologis apa yang muncul dari tradisi mangupa ?

Fokus Penelitian
Tema-tema psikologis yang terkandung dalam tradisi mangupa yang diberikan kepada pasangan pernikahan pemula yang diharapkan termotivasi menjadi pribadi yang matang.

Subjek Penelitian :
    Lima pasangan pernikahan pemula tapanuli selatan di Pekanbaru yang usia pernikahannya dibatasi 0-3 tahun, sesuai dengan fase blending, nesting, dan maintaining.

Metode Pengumpulan Data
Wawancara, Observasi dan Dokumentasi
      Jenis wawancara : Wawancara terbuka
      Observasi : Metode observasi yang digunakan adalah jenis berperan serta secara lengkap. Dalam hal ini, pengamat menjadi anggota penuh dari kelompok yang diamatinya. Dengan demikian ia dapat memperoleh informasi apa saja yang dibutuhkannya, termasuk yang dirahasiakan sekalipun (Moleong, 2001).
      Penelitian ini juga menggunakan observasi partisipan yakni peneliti menggunakan observer tambahan diluar peneliti sendiri.
              Dokumentasi: Dokumentasi ialah setiap bahan tertulis ataupun film (Moleong 2001). Dokumentasi dalam penelitian ini menggunakan foto-foto yang merekam prosesi tradisi mangupa.

Tahapan Analisa Data
  1. Data di kumpulkan dari hasil wawancara dan observasi. Hasilnya ditulis dalam bentuk paparan.
  2.  Membuat koding dan kategori. Peneliti membuat simbol di mana simbol tersebut mempunyai arti berdasarkan topik peneliti.
  3. Menyajikan data dalam bentuk teks naratif dan tabel.
  4. Mencari triangulasi data melalui pembandingan kategori-kategori yang di temukan wawancara,observasi,dokumentasi dan studi pusaka.
  5. Menyimpulkan, yaitu melakukan penarikan dan verifikasi melalui tabel. 
HASIL PENELITIAN
1. Tema           : Pemberian nasihat oleh orang tua,saudara dan harajaon.
2. Tema           : Penyampain doa dan harapan untuk hidup yang baik.
3. Tema           : Aktifitas fungsi kaulak tondi tu badan.
4. Tema           : Meningkatkan motivasi untuk menghadapi hidup
5. Tema           : Perasaan senang dan bahagia
6. Tema           : Merasa sangat disayangi dan menjadi pusat perhatian
7. Tema           : Perlengkapan mangupa merupakan simbol-simbol yang menjadi petunjuk

KESIMPULAN
Penelitian menunjukan bahwa tradisi mangupa yang diberikan kepada pasangan pernikahan pemula memiliki pengaruh dalam motivasi mereka menjadi pribadi yang matang.

HASIL DISKUSI, SARAN DARI KELOMPOK 1
Berikut ulasannya :
11.  Apa dasar atau acuan peneliti untuk menyimpulkan bahwa perubahan motivasi menjadi pribadi yang matang disebabkan oleh tradisi mangupa.
22.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Namun, karena judul penelitian menggunakan kata “Pengaruh” yang meneliti hubungan kausal (sebab-akibat) rasanya tidak tepat digunakan dalam metode kualitatif.
33.  Metode observasi yang digunakan adalah jenis berperan serta secara lengkap, apakah observer merupakan orang dari suku asli tersebut?Bagaimana cara observer untuk berbaur dengan anggota dari suku tersebut ?
44.   Pada saat kapan peneliti mengobservasi responden ?

Fenomena meneliti dalam budaya masyarakat perantau Tapanuli Selatan ini sangat menarik, untuk kita teliti, banyak sekali budaya di luar sana yang dapat kita pelajari terkait dengat aspek psikologis yang mendukung penelitian lebih lanjut.

REVIEW KELOMPOK 2 
PRESENTASI DIRI DAN DESEPSI DALAM KOMUNIKASI MEDIA-KOMPUTER PADA PENGGUNA INTERNET RELAY CHAT

Tujuan  : 
Untuk mengkaji tentang bentuk komunikasi antar pribadi dalam sebuah komunitas jaringan-komputer, yakni ketika jarak interaksi tatap muka digantikan oleh konteks komunikasi berbasis teks.

Apa itu desepsi ?
Buller dan Burgoon (1996: 164) atribut esensial dari komunikasi antar pribadi melibatkan partisipasi aktif baik oleh pengirim (sender) ataupun penerima (receiver). 

REVIEW KELOMPOK 3
SEKSUALITAS REMAJA AUTIS PADA MASA PUBER 
 
Tujuan :
Menggambarkan seksualitas remaja autis pada masa puber. Dalam Penelitian yakni berupa perubahan prilaku yang dipengaruhi oleh kognisi, dan perubahan afeksi atau emosional yang berhubungan dengan dorongan maupun hasrat seksual.
Rumusan masalah:
  • Bagaimanakah ekspresi seksual dan perilaku seksual yang ditampakkan oleh remaja autis.
  • Bagaimana peran orangtua, guru, dan terapis sebagai caregiver terkait dengan datangnya masa pubertas?
  • Bagaimana lingkungan atau masyarakat sekitar merespon perilaku seksual yang ditampakkan remaja autis?
  • Bagaimana pemberian pendidikan seksualitas remaja autis secara tepat?
 

SEMANGAT UNTUK MENJADI SEORANG PENELITI, KAWAN :)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar