INGAT-INGAT !!!
Hal yang perlu diperhatikan dalam
menganalisa jurnal :
·
Jurnal edisi 2010-2013
- · Kontent harus jelas
- · Menggunakan metode penelitian observasi
- · Fenomena apa yang menyebabkan peneliti meneliti jurnal tersebut
- · Kesimpulan harus menjawab permasalahan
- · Perhatikan variabel (min.3)
FENOMENA _ SOSIAL : KUANTITATIF
FENOMENA _ INDIVIDU : KUALITATIF
Sebelum kamu
membuat skripsi langkah penting yang dilakukan cari tahu fenomena yang terjadi
dalam lingkungan tersebut kemudian buat rumusan masalahnya
HINDARI :
·
Kebanyakan
mahasiswa mencari teorinya terlebih dahulu
REVIEW JURNAL KELOMPOK 4
Penerapan Terapi Realitas untuk
Membantu Coping-Stress pada Wanita Pekerja Seksual dengan HIV
Positif.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana
efektifitas Terapi Realitas dalam mengatasi stress pada Wanita Pekerja Seksual
yang mengidap HIV Positif.
RUMUSAN MASALAH
·
Bagaimana efektifitas terapi
realitas dalam mengatasi stress pada wanita pekerja seksual yang mengidap HIV positif?
·
Apa yang menjadi sumber stress pada wanita pekerja seksual yang mengidap
HIV positif?
SAMPLE
2 orang wanita pekerja seksual
KRITERIA SAMPLE
Bekerja sebagai WPS selama 2 tahun dan positif mengidap HIV
METODE PENELITIAN
Penilitian ini merupakan studi kasus yang menggunakan desain intervensi
dalam bentuk terapi realitas.
KELEMAHAN
•
Alat tes yang disebutkan tidak dijelaskan penggunaannya
dalam penelitian tersebut.
•
Kuantitas Terapi yang dijalani tidak sesuai dengan
desain awal sehingga terjadi perbedaan kuantitas terapi pada kedua subjek
•
Self report tidak
dijelaskan
Hasil
diskusi, pertanyaan dan masukan dari dosen dan beberapa mahasiswa untuk jurnal
ini yaitu :
- Latar belakang subjek tidak diketahui
- Data-data subjek yang mendukung penelitian kurang lengkap
- Sample dirasa kurang mendukung (2 subjek). Karena 60 % warga di kampung doli merupakan WPS sehingga tidak mewakili keseluruhan populasi
Sumber Jurnal:
Jurnal Penelitian Psikologi 2011, Vol. 02, No. 02, 229-245
REVIEW JURNAL KELOMPOK 5
SUBJECTIVE WELL-BEING ANAK DARI
ORANGTUA YANG BERCERAI
Tujuan penelitian
Untuk mengetahui
dinamika psikologis subjective well-being
anak dari orang tua yang bercerai.
Masalah
Bagaimana dinamika
psikologis subjective well-being yang terjadi pada anak dari orang tua
yang bercerai?
Karakteristik subjek
- Anak
dari orang tua yang bercerai
- Usia
18-21 tahun
-
Berdomisili di Yogyakarta
Subjek
Tiga orang subjek dan
satu orang subjek informan
Metode penelitian
Wawancara mendalam,
observasi dan self report
Hasil
o Kondisi pre menggambarkan keadaan subjective
well-being subyek sebelum perceraian orang tuanya, yang mana ditemukan bahwa
subyek memiliki tingkat subjective well-being yang cenderung rendah.
o Kondisi post 1 yaitu kondisi subyek setelah perceraian
orang tuanya, menggambarkan subjective well-being yang masih memiliki
kecenderungan rendah.
o
Kondisi post 2 menggambarkan kondisi subyek setelah
perceraian orang tuanya yang mana sudah terjadi peningkatan kualitas subjective
well-being menjadi lebih baik.
Hasil
diskusi, pertanyaan dan masukan dari dosen dan beberapa mahasiswa untuk jurnal
ini yaitu :
·
Kekurangan :
- Peneliti tidak menjelaskan latar belakang subjek yang menjadi responden penelitian
- Atas dasar apa peneliti mengambil variabel subjective wellbeing sebagai pijakannya
- Tidak dijelaskan apakah saat ini subjek tinggal dengan salah satu orangtua mereka atau dengan keluarga lainnya
Sumber Jurnal : Jurnal Psikologi, vol. 35, No.2 Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada
REVIEW JURNAL KELOMPOK 6
ANALISIS GENDER PADA IKLAN TELEVISI DENGAN
METODE SEMIOTIKA
RUMUSAN MASALAH
¨ Apakah iklan berimplikasi pada pengukuhan
kembali nilai gender streotipe bila iklan yang bersangkutan memuat ideologi
gender yang seksis?
SAMPLE
¨ Iklan Pond’s White Beauty baru dan iklan Rinso
METODE PENELITIAN
¨ Penelitian ini menggunakan iklan televisi
sebagai objeknya, oleh karena itu peneliti melakukan observasi terhadap iklan-iklan
yang ditayangkan untuk mendapatkan
gambaran tentang iklan-iklan itu sendiri.
¨ Selain dengan metode observasi penelitian ini
menggunakan Metode Semiotika merupakan studi tentang tanda (Noviani, 2002)
yang berusaha untuk mencari makna ideologis dari suatu teks (Berger, 1982).
HASIL PENELITIAN
Analisis Iklan Pond's White Beauty Baru
¨ Iklan ini merepresentasikan ideologi gender
yang seksis, dimana perempuan diletakkan pada posisi subordinat yang harus
memenuhi keinginan laki-laki agar tubuhnya diinginkan oleh laki-laki.
Analisis Iklan
Rinso
¨ Kebahagiaan yang akan diperoleh oleh pasangan
yang mau berbagi tugas rumah tangga diasosiasikan dengan kualitas produk
Hasil
diskusi, pertanyaan dan masukan dari dosen dan beberapa mahasiswa untuk jurnal
ini yaitu :
ü Tidak ada penjelasan mengenai seksis, non
seksis dan semi seksis sehingga tidak mendukung penelitian ilmiah
ü Merupakan jurnal komunikasi
ü Dari kesimpulan yang dijelaskan oleh kelompok
disebutkan bahwa iklan mempengaruhi fungsi ekonomi (berapa produk yang terjual
tidak dijelaskan)
ü Kesimpulan tidak menjawab rumusan masalah
Sumber Jurnal : Jurnal Psikologi, tahun 2004, No.2, 130-141 Universitas Gajah Mada
Sumber Jurnal : Jurnal Psikologi, tahun 2004, No.2, 130-141 Universitas Gajah Mada
REVIEW KELOMPOK 7
DAMPAK PSIKOSOSIAL ENURESIS PADA
REMAJA PUTRI
RUMUSAN MASALAH
Bagaimana
dampak psikososial enuresis pada remaja putri?
SUBJEK
PENELITIAN
o
Perempuan
berusia 13 tahun
o
Skor
kecerdasan 120.
o
Prestasi
belajar subjek cukup baik : hal ini di tunjukan dengan nilai raport. Hasil tes
kepribadian : Menunjukan kondisi emosi subjek cenderung kurang stabil, Merasa
tidak pasti dan tidak mantab, Mudah marah, Berorientasi pada diri sendiri,
Menekankan pada fantasi, Memiliki ego yang tinggi merasa kurang percaya diri,
dan merasa tidak berdaya.
METODE PENELITIAN
Menggunakan metode observasi dan wawancara.
HASIL PENELITIAN
Berdasarkan
hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat beberapa dampak psikososial yang
dialami oleh subyek yang mengalami mixed enuresis yaitu :
o
Hubungan dengan
orangtua yg tidak sedekat saudara-saudaranya.
o
Mendapat
labeling di rumah
o
Ekspresi
verbal yg cenderung kasar
o
Orang tua
beranggapan subjek semaunya sendiri dan susah diatur
o
Sering
mendapat ejekan
Di Sekolah:
- Sedikit memiliki teman
- Merasa tidak disukai dan ditolak keberadaannya
- Pasif pada saat pelajaran
- Mendapat bullying berupa ditertawakan, digunjingkan, dan diabaikan.
- Ada usaha untuk melakukan kontak sosial dengan teman-temannya namun diabaikan.
KESIMPULAN
- Berdasarkan hasil penelitian yang telah disampaikan, maka subjek tidak dapat dipandang sebagai suatu sosok individu yang berdiri sendiri dalam reaksinya menghadapi realitas dan stressor.
- Pandangan yang menyeluruh dalam memahami individu perlu ditinjau dengan mempertimbangkan lingkungan dimana individu tersebut tumbuh dan berkembang
Sumber : http://fpsi.unissula.ac.id/images/7setiowati.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar