Minggu, 22 September 2013

REVIEW JURNAL (MINGGU KE-2)



INGAT-INGAT !!!
Hal yang perlu diperhatikan dalam menganalisa jurnal :
·         Jurnal edisi 2010-2013
  • ·         Kontent harus jelas
  • ·         Menggunakan metode penelitian observasi
  • ·         Fenomena apa yang menyebabkan peneliti meneliti jurnal tersebut
  • ·         Kesimpulan harus menjawab permasalahan
  • ·         Perhatikan variabel (min.3)
 FENOMENA  _   SOSIAL : KUANTITATIF
FENOMENA   _  INDIVIDU : KUALITATIF

Sebelum kamu membuat skripsi langkah penting yang dilakukan cari tahu fenomena yang terjadi dalam lingkungan tersebut kemudian buat rumusan masalahnya
HINDARI :
·         Kebanyakan mahasiswa mencari teorinya terlebih dahulu

REVIEW JURNAL KELOMPOK 4
Penerapan Terapi Realitas untuk Membantu Coping-Stress pada Wanita Pekerja Seksual dengan HIV Positif. 

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana efektifitas Terapi Realitas dalam mengatasi stress pada Wanita Pekerja Seksual yang mengidap HIV Positif.

RUMUSAN MASALAH
·         Bagaimana efektifitas terapi realitas dalam mengatasi stress pada wanita pekerja seksual yang mengidap HIV positif?
·         Apa yang menjadi sumber stress pada wanita pekerja seksual yang mengidap HIV positif?

SAMPLE
2 orang wanita pekerja seksual 
  
KRITERIA SAMPLE
Bekerja sebagai WPS selama 2 tahun dan positif mengidap HIV

METODE PENELITIAN
Penilitian ini merupakan studi kasus yang menggunakan desain intervensi dalam bentuk terapi realitas.

KELEMAHAN
      Alat tes yang disebutkan tidak dijelaskan penggunaannya dalam penelitian tersebut.
      Kuantitas Terapi yang dijalani tidak sesuai dengan desain awal sehingga terjadi perbedaan kuantitas terapi pada kedua subjek
       Self report tidak dijelaskan

Hasil diskusi, pertanyaan dan masukan dari dosen dan beberapa mahasiswa untuk jurnal ini yaitu :
  •  Latar belakang subjek tidak diketahui
  •  Data-data subjek yang mendukung penelitian kurang lengkap
  •  Sample dirasa kurang mendukung (2 subjek). Karena 60 % warga di kampung doli merupakan WPS sehingga tidak mewakili keseluruhan populasi
Sumber Jurnal: Jurnal Penelitian Psikologi 2011, Vol. 02, No. 02, 229-245


 



REVIEW JURNAL KELOMPOK 5
SUBJECTIVE WELL-BEING ANAK DARI ORANGTUA YANG BERCERAI

Tujuan penelitian
            Untuk mengetahui dinamika psikologis subjective well-being anak dari   orang tua yang bercerai. 

Masalah
            Bagaimana dinamika psikologis subjective well-being yang terjadi pada anak dari orang tua yang bercerai?

Karakteristik subjek
             -  Anak dari orang tua yang bercerai
             -  Usia 18-21 tahun
              -  Berdomisili di Yogyakarta

Subjek
            Tiga orang subjek dan satu orang subjek informan 

Metode penelitian
            Wawancara mendalam, observasi dan self report 

Hasil
   o Kondisi pre menggambarkan keadaan subjective well-being subyek sebelum    perceraian orang tuanya, yang mana ditemukan bahwa subyek memiliki tingkat subjective well-being yang cenderung rendah.
o Kondisi post 1 yaitu kondisi subyek setelah perceraian orang tuanya, menggambarkan subjective well-being yang masih memiliki kecenderungan rendah.
o   Kondisi post 2 menggambarkan kondisi subyek setelah perceraian orang tuanya yang mana sudah terjadi peningkatan kualitas subjective well-being menjadi lebih baik.
Hasil diskusi, pertanyaan dan masukan dari dosen dan beberapa mahasiswa untuk jurnal ini yaitu :
·         Kekurangan :
  • Peneliti tidak menjelaskan latar belakang subjek yang menjadi responden penelitian
  • Atas dasar apa peneliti mengambil variabel subjective wellbeing sebagai pijakannya
  • Tidak dijelaskan apakah saat ini subjek tinggal dengan salah satu orangtua mereka atau dengan keluarga lainnya
Sumber Jurnal : Jurnal Psikologi, vol. 35, No.2 Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada

REVIEW JURNAL KELOMPOK 6
ANALISIS GENDER PADA IKLAN TELEVISI DENGAN METODE SEMIOTIKA
RUMUSAN MASALAH
¨  Apakah iklan berimplikasi pada pengukuhan kembali nilai gender streotipe bila iklan yang bersangkutan memuat ideologi gender yang seksis?

SAMPLE
¨  Iklan Pond’s White Beauty baru dan iklan Rinso 

METODE PENELITIAN
¨  Penelitian ini menggunakan iklan televisi sebagai objeknya, oleh karena itu peneliti melakukan observasi terhadap iklan-iklan yang ditayangkan untuk mendapatkan gambaran tentang iklan-iklan itu sendiri.
¨  Selain dengan metode observasi penelitian ini menggunakan Metode Semiotika merupakan studi tentang tanda (Noviani, 2002) yang berusaha untuk mencari makna ideologis dari suatu teks (Berger, 1982). 

HASIL PENELITIAN
Analisis Iklan Pond's White Beauty Baru
¨  Iklan ini merepresentasikan ideologi gender yang seksis, dimana perempuan diletakkan pada posisi subordinat yang harus memenuhi keinginan laki-laki agar tubuhnya diinginkan oleh laki-laki.

Analisis Iklan Rinso
¨  Kebahagiaan yang akan diperoleh oleh pasangan yang mau berbagi tugas rumah tangga diasosiasikan dengan kualitas produk

Hasil diskusi, pertanyaan dan masukan dari dosen dan beberapa mahasiswa untuk jurnal ini yaitu :
ü  Tidak ada penjelasan mengenai seksis, non seksis dan semi seksis sehingga tidak mendukung penelitian ilmiah
ü  Merupakan jurnal komunikasi
ü  Dari kesimpulan yang dijelaskan oleh kelompok disebutkan bahwa iklan mempengaruhi fungsi ekonomi (berapa produk yang terjual tidak dijelaskan)
ü  Kesimpulan tidak menjawab rumusan masalah

    Sumber Jurnal : Jurnal Psikologi, tahun 2004, No.2, 130-141 Universitas Gajah Mada




REVIEW KELOMPOK 7
DAMPAK PSIKOSOSIAL ENURESIS PADA REMAJA PUTRI

RUMUSAN MASALAH
Bagaimana dampak psikososial enuresis pada remaja putri?

 SUBJEK PENELITIAN
o   Perempuan berusia 13 tahun
o   Skor kecerdasan 120.
o   Prestasi belajar subjek cukup baik : hal ini di tunjukan dengan nilai raport. Hasil tes kepribadian : Menunjukan kondisi emosi subjek cenderung kurang stabil, Merasa tidak pasti dan tidak mantab, Mudah marah, Berorientasi pada diri sendiri, Menekankan pada fantasi, Memiliki ego yang tinggi merasa kurang percaya diri, dan merasa tidak berdaya. 

METODE PENELITIAN
 Menggunakan metode observasi dan wawancara.

HASIL PENELITIAN
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat beberapa dampak psikososial yang dialami oleh subyek yang mengalami mixed enuresis yaitu :
o   Hubungan dengan orangtua yg tidak sedekat saudara-saudaranya.
o   Mendapat labeling di rumah
o   Ekspresi verbal yg cenderung kasar
o   Orang tua beranggapan subjek semaunya sendiri dan susah diatur
o   Sering mendapat ejekan
 Di Sekolah:
  • Sedikit memiliki teman
  • Merasa tidak disukai dan ditolak keberadaannya
  • Pasif pada saat pelajaran
  • Mendapat bullying berupa ditertawakan, digunjingkan, dan diabaikan.
  • Ada usaha untuk melakukan kontak sosial dengan teman-temannya namun diabaikan.
KESIMPULAN
  • Berdasarkan hasil penelitian yang telah disampaikan, maka subjek tidak dapat dipandang sebagai suatu sosok individu yang berdiri sendiri dalam reaksinya menghadapi realitas dan stressor.
  • Pandangan yang menyeluruh dalam memahami individu perlu ditinjau dengan mempertimbangkan lingkungan dimana individu tersebut tumbuh dan berkembang
Sumber : http://fpsi.unissula.ac.id/images/7setiowati.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar